Laravel Middleware: Memahami Cara Kerja dan Contoh Penggunaannya
Pelajari cara kerja Laravel Middleware untuk memfilter HTTP request, melindungi route, membuat custom middleware, menggunakan parameter, alias, dan middleware bawaan Laravel.
Software engineer yang sesekali berubah profesi menjadi Linux admin ketika server mulai bertingkah. Sehari-hari bergelut dengan kode, database, terminal, konfigurasi, dan error yang entah kenapa selalu muncul ketika semuanya sudah terasa aman. Modal utama saya adalah kopi, logika, dokumentasi, Stack Overflow, ChatGPT, dan kemampuan Googling yang ditempa oleh kerasnya dunia debugging. Di luar layar, saya memancing dengan optimisme penuh—meskipun hasilnya lebih sering berupa ketenangan daripada ikan.
Pelajari cara kerja Laravel Middleware untuk memfilter HTTP request, melindungi route, membuat custom middleware, menggunakan parameter, alias, dan middleware bawaan Laravel.
Pelajari cara monitoring CPU, RAM, disk, dan load average di Ubuntu Server menggunakan command Linux seperti top, htop, free, df, du, uptime, dan iostat.
Pelajari cara menggunakan Linux Cron Job di Ubuntu Server untuk menjalankan script secara otomatis berdasarkan jadwal, termasuk konfigurasi crontab, logging, permission, dan troubleshooting.
Pelajari Laravel Cache dan perbedaan File, Redis, serta Database Cache, termasuk cara konfigurasi, penggunaan, kelebihan, kekurangan, dan kapan menggunakan masing-masing driver.
Pelajari cara membaca dan menangani error Laravel melalui laravel.log, memahami level logging, menggunakan Log facade, serta menemukan penyebab masalah aplikasi dengan lebih cepat.